
Ada sebuah kisah tentang Cinta yang sebenar-benar cinta, Cinta yang dititipkan Allah melalui kehidupan Rasul Nya.
Pagi itu... Walaupun langit telah mulai menguning, burung-burung gurun enggan mengepakkan sayap.
Pagi itu... Rasulallah dengan suara terbatas menyampaikan khutbah,
Khutbah singkat itu diakhiri dengan pandangan mata Rasulallah yang tenang dan penuh minat menatap sahabatnya satu persatu.
Abu Bakar menatap mata itu dengan berkaca-kaca,
Manakala Umar dadanya naik turun menahan nafas dan tangisnya.
Usman menghela nafas panjang,
Ali menundukkan kepalanya dalam-dalam.
Isyarat itu telah datang, saatnya kian tiba..
Pagi itu... Rasulallah dengan suara terbatas menyampaikan khutbah,
"Wahai umatku... Kita semua ada dalam kekuasaan Allah dan cinta kasih-Nya. Maka taati dan bertakwalah kepada-Nya.."
"Ku wariskan dua perkara kepada kalian, Al-Quran dan Sunnahku.."
"Barang siapa mencintai sunnahku, bererti mencintai aku dan kelak orang-orang yang mencintaiku akan masuk syurga bersama-sama aku.."
Khutbah singkat itu diakhiri dengan pandangan mata Rasulallah yang tenang dan penuh minat menatap sahabatnya satu persatu.
Abu Bakar menatap mata itu dengan berkaca-kaca,
Manakala Umar dadanya naik turun menahan nafas dan tangisnya.
Usman menghela nafas panjang,
Ali menundukkan kepalanya dalam-dalam.
Isyarat itu telah datang, saatnya kian tiba..